Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Tuesday, August 18, 2026

Khoirul Muallif Ditetapkan Sebagai Juara 1 Olimpiade Pancasila PPIB Tingkat Nasional


Bandung - Olimpiade Pancasila Nasional 2026 telah melahirkan pemenang yang berhasil meraih nilai tertinggi pada babak final. Ajang ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, serta pemahaman mereka terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

"Persaingan pada babak final berlangsung sangat ketat. KHOIRUL MUALLIF berhasil menempati Juara 1 dan menempati posisi teratas dengan perolehan nilai tertinggi 198 dari total nilai 200. Hasil tersebut menunjukkan tingginya kemampuan dan kesiapan para peserta dalam mengikuti Olimpiade Pancasila Nasional 2026," ujar Waryanto, M.Pd., selaku Ketua Tim Juri.

Posisi Juara 2 diraih oleh MUHAMMAD FAKHRI TAUFIQ dengan nilai 197, disusul Shifa Mulia sebagai Juara 3 dengan nilai 196. Sementara itu, ZEANE LIVYA SYAHRUNISA berhasil meraih Juara Harapan 1 dengan nilai 195, dan Barri Al-Bukhori meraih Juara Harapan 2 dengan nilai 194. Selain Barri, terdapat enam peserta yang meraih nilai 194 dan ditetapkan sebagai Juara Harapan 2 yaitu MUAMAR DAFI FAHREZI,  MUHAMMAD RADITHYA GHAISAN SYAKIR, MUJI WIJIYANTO, RASHQA ANDREAN FITRAH SULAEMAN, REZA RAHMAN ABDILLAH, dan SYIFA AULIYA NURWIDDATILLAH

Ketua Umum PP PIB, Deni Kurniawan As'ari, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi pada Olimpiade Pancasila Nasional 2026. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, semangat belajar, serta kesungguhan para peserta dalam memahami Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.

“Selamat kepada para pemenang Olimpiade Pancasila Nasional 2026. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Deni.

Ia juga berharap para pemenang tidak hanya menjadikan prestasi ini sebagai sebuah pencapaian dalam kompetisi, tetapi mampu mengambil peran lebih luas sebagai generasi penerus bangsa. Para juara diharapkan dapat menjadi Duta Pancasila yang mampu memberikan contoh nyata dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Menjadi Duta Pancasila berarti turut menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghargai perbedaan, mengedepankan gotong royong, menjunjung keadilan, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi karakter dalam diri para generasi muda Indonesia.

Olimpiade Pancasila Nasional 2026 dengan demikian tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter generasi muda yang berwawasan kebangsaan dan memiliki kecintaan terhadap Pancasila. Prestasi yang diraih oleh para juara diharapkan dapat menginspirasi peserta didik lainnya untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Monday, August 10, 2026

25 Peserta Lolos Ke Babak Final Olimpiade Pancasila PPIB 2026


PPIB -- BANDUNG | Sebanyak 25 peserta berhasil lolos Babak Penyisihan dan melaju ke Babak Final  Olimpiade Pancasila PPIB 2026 yang diselenggarakan oleh PPIB. Para peserta yang dinyatakan lolos merupakan peraih peringkat terbaik pada babak penyisihan yang dilaksanakan di Bandung pada 4 Agustus 2026.

Peserta yang menempati peringkat pertama hingga kelima adalah Muhammad Fakhri Taufiq, Kiandra Zahran Permana, Muhammad Radithya Ghaisan Syakir, Syifa Aulia Nurwidadillah, dan Irsan Iman Nugraha. Selanjutnya, peserta yang masuk dalam daftar 25 besar berasal dari berbagai daerah dan menunjukkan capaian yang membanggakan dalam kompetisi bidang Pancasila.

Selain kelima peserta tersebut, nama-nama yang berhasil masuk 25 besar antara lain Abdu Arrazzaq, Silpiya Putri, Muhammad Raihan Fitrah Dzìkrullah, Shifa Mulia, Khoirul Muallif, Rizki Maulana, Via Aulia, Muji Wijayanto, Muamar Dafi Fahrezi, Alia Agina, Devani Febianti, Muhamad Zaeni, Irma Amalia, Zeane Livya Syahrunifa, Reza Rahman Abdillah, Barri Al-Bukhori, Mushaddiq Al Farisi Harahap, M. Zaidan Saputra, Gishella Ayu Atresya, serta Rashqa Andrean Fitrah Sulaeman.

Ketua Umum PP PPIB Deni Kurniawan As'ari, M.pd., menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos. 

"Selamat dan sukses atas prestasi peserta yang menembus 25 besar terbaik. Persiapkan diri menghadapi final," ujarnya. 

Keberhasilan tersebut menurut Deni diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, serta mempersiapkan diri menghadapi babak selanjutnya Olimpiade Pancasila PPIB 2026

"Semoga para peserta dapat terus berprestasi dan memberikan yang terbaik dalam kompetisi berikutnya," pungkas Deni.

***

Wednesday, June 3, 2026

PPIB GELAR OLIMPIADE PANCASILA UNTUK SISWA SMA SEDERAJAT TINGKAT NASIONAL


Perkumpulan Pendidik Insan Bangsa (PPIB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda dengan menggelar Olimpiade Pancasila Tingkat Nasional secara online pada tahun 2026. Kompetisi ini ditujukan bagi siswa SMA, SMK, MA, dan MAK kelas 10 hingga 11 dari seluruh Indonesia.

Kegiatan yang mengusung semangat kreativitas, wawasan kebangsaan, dan penguatan ideologi Pancasila tersebut diharapkan menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

Ketua Dewan Pembina PPIB, Prof. Dr. Cecep Darmawan, mendukung penuh pelaksanaan ajang nasional ini sebagai langkah nyata membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan berjiwa nasionalis.

Menurut ketua panitia, Waryanto, M.Pd., olimpiade akan dilakukan secara daring melalui aplikasi berbasis web. Pendaftaran peserta dibuka mulai 1 Juni hingga 15 Juli 2026 melalui formulir daring yang telah disediakan panitia. 

"Selain itu, peserta juga akan mengikuti sosialisasi dan technical meeting melalui Zoom pada 25 Juli 2026," ujarnya.

Babak pertama Olimpiade Pancasila dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026, sedangkan babak final akan digelar pada 8 Agustus 2026. Para pemenang akan diumumkan bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni pada 17 Agustus 2026.

Ketua Umum PPIB menambahkan bahwa panitia menyediakan berbagai penghargaan menarik bagi para juara, di antaranya piala juara 1 hingga 3, piagam penghargaan dari Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum PPIB, medali, uang pembinaan, serta e-sertifikat untuk seluruh peserta dan guru pembimbing.

"Melalui ajang ini, PPIB berharap para pelajar Indonesia semakin mencintai Pancasila dan mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Olimpiade ini juga menjadi ruang kompetitif yang positif untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berkarakter kebangsaan kuat," terangnya.

Pendaftaran dilakukan melalui link google form: https://bit.ly/olimpiadepancasilappib

Saturday, May 30, 2026

Sabarudin, M.Pd., Dewan Pembina PPIB Dilantik Jadi Kepala Dinas Pendidikan Beltim


MANGGAR - PPIB | Dewan Pembina Perkumpulan Pendidik Insan Bangsa (PPIB), Sabarudin, M.Pd., resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur (Beltim). 

Pelantikan berlangsung di Ruang Pertemuan Desa Buku Limau, Pulau Buku Limau, Kecamatan Manggar,  Sabtu (30/5/2026) dipimpin langsung oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Dandim 0414 Belitung Letkol Inf. Teguh Adi Setiawan, Danlanud Letkol Pnb Made YIP, Sekretaris Daerah Erna Kunondo, perwakilan unsur Forkopimda, pimpinan BSB Babel Cabang Manggar Doli Sibarani, pimpinan perangkat daerah, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Sebelum dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Beltim, Sabarudin dikenal sebagai Kepala SMAN 1 Manggar yang memiliki berbagai prestasi di tingkat nasional. Ia kerap meraih penghargaan dan juara dalam berbagai lomba pendidikan serta aktif dalam pengembangan dunia literasi.

Selain itu, Sabarudin juga dikenal aktif sebagai guru dan kepala sekolah yang konsisten mendorong budaya membaca dan menulis di lingkungan pendidikan.

Ketua Umum PPIB, Deni Kurniawan As'ari, M.Pd menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan tersebut.

“Semoga Bang Sabar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Seorang kepala sekolah dipercaya menjadi kepala dinas merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk ditunaikan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan membawa semangat baru bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Belitung Timur, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan, penguatan literasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Friday, May 29, 2026

Tembus 6000 Pendaftar, Workshop E-Modul GTK Madrasah dan PPIB Banjir Peminat


Jakarta (Kemenag) --- Workshop Penyusunan E-modul Pembelajaran bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah dan PPIB banjir peminat. Total peserta yang mendaftar mencapai 6.018 orang.


Workshop ini digelar selama tiga hari, 2 – 4 November, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional tahun 2020. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kemenag dengan Perkumpulan Pendidik Insan Bangsa (PPIB). 


Guru MTsN Kota Cimahi yang juga ketua panitia kegiatan, Deni Kurniawan As’ari, menyampaikan bahwa workshop dilaksanakan sebagai upaya merespon tantangan para guru dalam pembelajaran online di era pandemi Covid-19.


“Pembelajaran berbasis E-modul diharapkan ikut menjadi solusi alternatif yang dapat dikembangkan para guru dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Alhamdulillah para guru begitu antusias mendaftarkan diri. Jumlah pendaftar diatas 6 ribu,” ujar guru yang juga menjadi Ketua Umum PPIB ini. 


“Mengingat kapasitas zoom meet hanya menampung 500 peserta, sebagian besar peserta mengikuti kegiatan ini melalui streaming Youtube pada GTK Madrasah Channel dan PPIB TV,” sambungnya.


Tampil pada hari pertama, Susiana Manisih, Guru MAN 14 Jakarta yang juga penulis. Ia membahas perbedaan antara modul dengan bahan ajar lain, karakteristik modul, komponen modul,  dan outline modul. “Produk yang dihasilkan di hari pertama adalah peserta membuat outline modul yang akan digunakan pada hari kedua saat penyusunan modul,” tutur tim pengembang PKB Kemenag itu. 


Selanjutnya, Intan Irawati, guru MA berprestasi nasional dan penulis buku “Guru Muslim Abad 21” menjadi narasumber hari kedua. Intan menjelaskan manfaat modul, kerangka modul, dan penyusunan modul. 


Khusus mengenai penyusunan modul, menurut guru Fisika MAN 15 Jakarta itu, setidaknya ada enam hal yang harus diperhatikan. “Petunjuk siswa, isi materi bahasan, lembar kerja siswa, evaluasi, kunci jawaban evaluasi, dan pegangan tutor,” terang Intan. Ia lalu membahas satu persatu keenam hal tersebut dan selanjutnya dilakukan diskusi pendalaman.


Hari ketiga, workshop menghadirkan  Moh. Karmuji,  praktisi digital yang juga guru PAI SDN Kebonsari II Tuban, Jatim. Dia memandu tahapan membuat e-modul di book creator. Karmuji selanjutnya mengajak peserta mengikuti praktek membuat e-modul. Menurutnya membuat emodul di book creator dipandang lebih mudah dilaksanakan dan murah pembiayaan. “Di dalamnya dapat diisi  dengan teks, kuis, gambar, hingga video sehingga lebih menarik peserta didik. Berbeda dengan modul yang konvensional,” ujarnya.


Workshop e-Modul ini diapresiasi peserta, salah satunya guru MAN 2 Jombang, Muhammad Kunsarwani. ”Sangat bermanfat dan menarik acara ini. Eman kalau ninggal ini,” paparnya dengan logat khas Jawa Timur.  


Selesai workshop, peserta diwajibkan mengumpulkan tugas berupa e-modul dan link modul di book creator. Para peserta diberi waktu selama tiga hari setelah pelaksanaan workshop untuk mengerjakan tugas dan dikumpulkan ke panitia. Peserta yang telah memenuhi tugas dan ketentuan lain berhak mendapatkan sertifikat. (Ari_Cmh)

Sumber: https://kemenag.go.id/en/nasional/tembus-6000-pendaftar-workshop-e-modul-gtk-madrasah-banjir-peminat-ew9s0e

Copyright © PPIB